Kemenag Kukar Fasilitasi MGMP PAI Susun Soal Asesmen Satuan Pendidikan
20 February 2026
|
Administrator
|
92 views
Kukar (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Seksi Pendidikan Agama Islam memfasilitasi kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Kutai Kartanegara dalam penyusunan soal asesmen satuan pendidikan, Senin (16/02/2026), di Aula Kantor Kemenag Kukar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas GPAI Samusi, S.Pd.I dan Tarwiyah, S.Ag., M.Si, serta Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi Pendis) Kemenag Kukar, Isna Radiyah, S.Pd.I., M.Pd. Turut hadir guru-guru PAI yang tergabung dalam MGMP SMA dan SMK se-Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Kukar dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di satuan pendidikan, khususnya dalam peningkatan kualitas evaluasi pembelajaran.
Dalam sambutannya, Samusi menegaskan bahwa forum tersebut menjadi langkah strategis dalam menjamin mutu evaluasi pembelajaran PAI di SMA dan SMK.
“Asesmen bukan hanya alat untuk memberikan nilai, tetapi instrumen untuk memetakan capaian kompetensi peserta didik sekaligus merefleksikan kualitas proses pembelajaran. Soal yang baik harus disusun berdasarkan indikator yang jelas, sesuai capaian pembelajaran, mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS), serta tetap memperhatikan nilai karakter dan moderasi beragama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyusunan soal harus dilakukan secara profesional, kolaboratif, dan penuh tanggung jawab guna menghasilkan instrumen evaluasi yang berkualitas.
Sementara itu, Isna Radiyah menyampaikan bahwa forum MGMP memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di sekolah. Menurutnya, penyusunan soal asesmen bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bagian dari upaya memastikan evaluasi mampu mengukur kompetensi peserta didik secara utuh, meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
Ia menekankan bahwa asesmen yang baik harus memenuhi prinsip valid, reliabel, objektif, serta berorientasi pada penguatan karakter dan moderasi beragama. Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud bank soal yang berkualitas dan terstandar, tersusunnya instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik SMA dan SMK, meningkatnya kompetensi profesional guru PAI, serta terbangunnya sinergi dan soliditas antar guru.
“Marilah kita jadikan kegiatan ini sebagai ladang amal dan bentuk tanggung jawab profesional kita. Apa yang kita susun hari ini akan berpengaruh terhadap kualitas generasi muda yang kita didik,” pesannya.
Melalui fasilitasi dan pembinaan berkelanjutan, Kemenag Kukar terus berupaya memastikan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di sekolah berjalan secara terstandar, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter, serta moderat.(rst)