Logo

KEMENAG

KUKAR

Kakan Kemenag Kukar Ajak Madrasah Dukung Survei Implementasi KBC

12 October 2026 | Administrator | 18 views
Kakan Kemenag Kukar Ajak Madrasah Dukung Survei Implementasi KBC

Kukar (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara, Ariyadi F., S.Ag., M.Pd.I., mengajak seluruh madrasah di lingkungan Kemenag Kukar untuk mendukung pelaksanaan Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui aplikasi SAHABAT KBC. Partisipasi aktif madrasah dinilai penting untuk mendukung evaluasi sekaligus memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran.

Di temui diruang kerjanya, Ariyadi menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar kurikulum, melainkan sebuah gerakan untuk menumbuhkan karakter, kasih sayang, dan harmoni di lingkungan pendidikan. Karena itu, keterlibatan madrasah dalam survei menjadi salah satu bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik.

“Partisipasi madrasah dalam survei ini merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk menghadirkan pendidikan madrasah yang lebih baik,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Pelaksanaan survei dilakukan secara bertahap melalui tiga periode atau batch. Batch 1 berlangsung pada 12–14 Oktober 2026, sedangkan jadwal Batch 2 dan Batch 3 menyesuaikan dengan lini masa nasional.

Selama Batch 1, admin madrasah dapat melakukan pembuatan akun (generate akun) sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pada Batch 2 dan Batch 3, akses pembuatan akun bagi admin madrasah dimulai pukul 15.00 hingga 23.59 WIB selama periode pelaksanaan masing-masing batch.

Adapun responden survei terdiri atas guru dan murid yang dipilih secara otomatis oleh sistem, masing-masing sebesar 5 persen dari jumlah guru dan jumlah murid di setiap madrasah. Responden diminta membaca pertanyaan dan memilih jawaban yang tersedia tanpa perlu memberikan isian tambahan.

Ariyadi juga mengingatkan seluruh kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan agar memperhatikan jadwal serta ketentuan pelaksanaan survei. Ia berharap seluruh pihak dapat berpartisipasi secara aktif, jujur, dan bertanggung jawab sehingga kegiatan ini dapat berjalan optimal.

Ia mengajak seluruh madrasah menjadikan survei tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun lingkungan pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan berdaya saing.

“Mari kita sukseskan bersama. Madrasah maju, Indonesia kuat,” pungkasnya.(sis)