Kukar (Humas) – Dalam rangka mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan madrasah, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara bersama staf Seksi Pendidikan Madrasah yang menangani pendataan melalui aplikasi SIDIK MARA melaksanakan visitasi bangunan madrasah calon penerima bantuan Program PHTC di wilayah Kecamatan Kembang Janggut. Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah Sullamul Huda pada Selasa (07/04).
Visitasi ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi lapangan terhadap usulan bantuan rehabilitasi dan pembangunan madrasah, guna memastikan kondisi riil bangunan serta kesesuaian data yang telah diajukan.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kukar, Hj. Eka Nurhidayah, S.Pd.I., M.Pd., bersama tim meninjau langsung kondisi fisik ruang belajar, fasilitas pendukung, serta lingkungan madrasah secara menyeluruh. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa sejumlah bagian bangunan memerlukan perhatian serius, baik dari aspek kelayakan, keamanan, maupun kenyamanan dalam mendukung proses belajar mengajar.
Selain peninjauan fisik, tim juga berdialog dengan pihak madrasah untuk menggali informasi terkait kebutuhan prioritas, jumlah peserta didik, serta kendala dalam pengelolaan sarana dan prasarana.
Dalam keterangannya, Eka Nurhidayah menyampaikan bahwa kegiatan visitasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan madrasah.
“Visitasi ini merupakan bentuk komitmen kami bersama Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Timur, khususnya Bidang Pendidikan Madrasah, dalam menghadirkan data yang akurat agar program bantuan PHTC dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya mendorong pemerataan kualitas fasilitas pendidikan, terutama bagi madrasah yang masih membutuhkan perhatian lebih.
Pihak Madrasah Ibtidaiyah Sullamul Huda menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap usulan bantuan yang telah diajukan dapat segera direalisasikan, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal dan nyaman.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan madrasah yang layak, aman, dan representatif sebagai pusat pendidikan serta pembinaan generasi bangsa.(enh)