Logo

KEMENAG

KUKAR

Antusias Warga, 65 Pasangan Ikuti Isbat Nikah Kukar

30 April 2026 | Administrator | 161 views
Antusias Warga, 65 Pasangan Ikuti Isbat Nikah Kukar

Kukar (Humas) – Sebanyak 65 pasangan mengikuti sidang isbat nikah yang digelar di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kutai Kartanegara pada Rabu (29/04). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama lintas sektoral di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka mendukung tertib administrasi pencatatan pernikahan.

Pelaksanaan isbat nikah ini sejalan dengan program Gerakan Sadar (GAS) Pencatatan Nikah yang diinstruksikan oleh Menteri Agama, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M.Kes, yang pada kesempatan itu juga menikahkan tiga pasangan calon pengantin.

Kepala KUA Kecamatan Loa Janan, H. Hairillah, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh Surat Edaran Menteri Agama terkait percepatan pelaksanaan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah. Ia menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang telah menikah secara agama namun belum memiliki buku nikah, bahkan ada pula pasangan yang hidup bersama tanpa ikatan pernikahan yang sah secara negara.

Lebih lanjut, Hairilah mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam menyukseskan kegiatan ini, termasuk peran aktif DPMPTSP sebagai salah satu inisiator pelaksanaan isbat nikah.

“Alhamdulillah, masyarakat di Kecamatan Loa Janan sangat antusias mengikuti program ini, meskipun masih terdapat beberapa pasangan yang belum dapat diproses karena berbagai kendala administratif,” ungkapnya.

Salah satu peserta isbat nikah asal Kelurahan Loa Janan, Ferdinandus bersama pasangannya Ismaya, menyampaikan bahwa program ini sangat membantu masyarakat dalam memfasilitasi pencatatan pernikahan secara resmi.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pasangan yang memperoleh legalitas pernikahan yang diakui oleh negara.(sis)