Logo

KEMENAG

KUKAR

Dorong Pembelajaran Lebih Interaktif, Guru PAI Kukar Dalami Optimalisasi Canva

01 October 2026 | Administrator | 98 views
Dorong Pembelajaran Lebih Interaktif, Guru PAI Kukar Dalami Optimalisasi Canva

Kukar (Humas) – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan pada cara peserta didik memperoleh informasi dan berinteraksi dalam proses belajar. Kondisi tersebut mendorong pendidik untuk terus beradaptasi, termasuk dalam menghadirkan media yang kreatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Upaya penguatan kemampuan tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Optimalisasi Canva sebagai Media Pembelajaran Kreatif dan Interaktif di SMA/SMK Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlangsung di Aula MAN 2 Kutai Kartanegara, Rabu (30/9/2026). Pelatihan diikuti MGMP SMA/SMK se-Kabupaten Kutai Kartanegara dan turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kukar, Isna Radiyah, S.Pd.I., M.Pd.

Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Cabang Wilayah III Kukar Muhammad Ruslie, S.Pd., Canvassador Kutai Kartanegara sekaligus Digital Learning Trainer Dian Faturrahman Al-Islam, S.Pd., C.CTr., CTrQ., Kepala MAN 2 Kutai Kartanegara, serta Pengawas Guru PAI.

Dalam sambutannya, Isna menekankan bahwa pemanfaatan teknologi perlu menjadi bagian dari pengembangan profesionalitas guru PAI. Menurutnya, perangkat digital dapat membantu menghadirkan materi yang lebih menarik dan mudah dipahami, selama digunakan secara tepat dan tetap memiliki nilai edukatif.

“Semoga semangat belajar ini menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan guru PAI yang profesional, adaptif, kreatif, inovatif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokjawas Alimuddin menegaskan bahwa penguasaan aplikasi bukan menjadi tujuan utama. Guru tetap perlu mengedepankan kreativitas dan kemampuan pedagogis agar media yang dihasilkan benar-benar mendukung pembelajaran yang bermakna.

Pelatihan yang menghadirkan Dian Faturrahman Al-Islam sebagai narasumber tersebut memadukan pemaparan materi dan praktik. Peserta mempelajari berbagai fitur Canva, prinsip desain, hingga pemanfaatan fitur interaktif dan kecerdasan buatan (AI) untuk mengembangkan presentasi, infografis, poster, bahan ajar, LKPD, serta media digital lainnya.

Melalui pendampingan tersebut, peserta diarahkan menghasilkan sedikitnya satu produk berbasis Canva yang dapat dikembangkan dan diterapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Langkah ini diharapkan turut memperkuat kesiapan guru PAI dalam merespons perkembangan pembelajaran di era digital tanpa mengesampingkan nilai-nilai pendidikan agama.(Ris)