Kukar (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Loa Kulu bersinergi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Petugas Layanan KB (PLKB) menggelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Negeri 1 Loa Kulu dengan peserta berjumlah 30 siswa, pada Rabu (7/10). KUA yang menjadi garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan ini merupakan upaya nyata dalam membentengi generasi muda dari berbagai tindakan negatif.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala SMP Negeri 1 Loa Kulu, Fadriyansyah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih atas pelaksanaan program tersebut di sekolahnya. Fadriyansyah mengakui bahwa tantangan kenakalan remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari perkelahian atau perundungan (bullying), judi online (judol), pernikahan dini, hingga fenomena LGBT.
Dipandu oleh Penyuluh Agama Islam, Rahmad Abadi Noor, S.Sos.I. selaku moderator, sosialisasi ini menghadirkan tiga pemateri utama dari lintas sektor untuk memberikan pembekalan yang komprehensif bagi para siswa.
Kepala KUA Loa Kulu, Drs. H. Ihsanul Karim, M.H., menjadi pemateri pertama dengan mengusung tema "Remaja Keren, Remaja Qur’ani". Ia menekankan pentingnya memanfaatkan masa muda untuk menuntut ilmu dan melakukan aktivitas positif. Ihsanul Karim mengingatkan para siswa agar tidak terjebak dalam kenikmatan sesaat yang dapat berujung pada penyesalan di masa depan.
Selanjutnya,Siti Muasanah Petugas KB dari BKKBN, yang memaparkan pentingnya perencanaan hidup bagi remaja. Ia mengajak siswa untuk aktif berorganisasi dan melakukan kegiatan positif demi masa depan yang terarah.
Sementara itu, perwakilan dari Puskesmas, Ivon Irene, menutup sesi materi dengan mengulas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan reproduksi sejak dini bagi usia sekolah.
Program BRUS sendiri merupakan program nasional Kementerian Agama yang menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Sinergi antara KUA, Puskesmas, dan PLKB di Loa Kulu ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mencetak generasi muda yang berakhlak mulia serta sehat secara jasmani maupun rohani.(san)